Minggu, 19 Feb 2017, 15:51:24 WIB, 259 View Hafiz, Kategori : Inspirasi


Satuem.com - Mendengar berita tawuran, kecurangan saat ujian, hingga tindak asusila yang dilakukan oleh pelajar Indonesia, rasanya benar-benar miris. Mereka yang melakukan tindakan memalukan itu sebenarnya masih beruntung. Untuk datang ke sekolah, mereka tidak perlu sampai menembus hutan, melewati jembatan yang rusak hingga terjun ke sungai berair deras. Di tengah keterbatasan itu, pelajar ini tetap berjuang untuk mendapatkan ilmu.

Semangat yang dimiliki oleh pelajar yang berasal dari daerah terpencil ini sangat berapi-api. Mereka rela mempertaruhkan apa saja asal bisa bersekolah. Tidak peduli apakah baju akan basah atau buku hilang di sungai. Yang ada di pikiran mereka hanyalah bagaimana sampai ke sekolah lalu belajar dengan suka cita.

Masih tentang pelajar Indonesia yang semangat bekerja. Inilah potret perjuangan mereka untuk menggapai cita-cita hingga setinggi langit!

1. Tetap berangkat meski harus bergelantungan. Generasi muda Indonesia lincah dan bersemangat.

berangkat dengan bergelantungan [image source]

berangkat dengan bergelantungan

2. Saat ujian SIM C nanti, kami pasti lulus dengan mudah.

Main keseimbangan [image source]

Main keseimbangan

3. Ini bukan atraksi tapi kenyataan hidup.

mirip atraksi, ya? [image source]

mirip atraksi, ya?

4. Hampir setiap hari mereka piknik ke laut, tapi buat berangkat sekolah.

laut bukan halangan untuk sekolah [image source]

laut bukan halangan untuk sekolah

5. Karena jarak dari rumah jauh, mendaki bukit di pagi buta tidak masalah! Yang penting bisa sekolah.

mendaki di pagi buta [image source]

mendaki di pagi buta

6. Yang penting bisa sekolah dengan baik meski harus menyeberang sungai.

bersyukur tetap bisa sekolah [image source]

bersyukur tetap bisa sekolah

7. Angkat sepatunya tinggi-tinggi biar tidak basah

angkat sepatu [image source]

angkat sepatu

8. Was-was setiap pagi, takut kecemplung empang. Lalu nggak jadi berangkat sekolah.

jembatan rusak [image source]

Kalo sampai kecebur, kelar seragam saya.

9. Bagaimana anak-anak yang tinggal di perairan? Mereka tetap berangkat, sambil membayangkan besok kalau dewasa, ingin mengemudi kapal yang lebih besar.

tetap sekolah [image source]

Tidak semua orang menempuh perjalanan lewat jalur darat

10. Lewati hutan dengan jalan kaki, sudah biasa! Paling-paling ketemu buaya.

 

lewati hutan [image source]

lewati hutan

Lihat? Ketika kita tinggal jalan, mereka meniti tali jembatan. Ketika kita punya motor, mereka naik sepeda saja perlu akrobat. Kita sudah tinggal berangkat dengan seragam rapi, mereka was-was kalau jatuh dan seragamnya kotor oleh air empang.

 

Toh dengan segala keterbatasan mereka tetap mau sekolah untuk menyongsong masa depan yang lebih baik. Kalau mereka saja berjuang mati-matian, bagaimana kita yang diberikan sebaik-baiknya fasilitas dan kesempatan? Semoga kita masih punya malu buat malas-malasan. Pun bila tidak, kesungguhan niat kita perlu dipertanyakan.



  Tentang Penulis

by : Hafiz
Saye jak urang sempadian, di sambas sinun... hehehe



Senin, 10 Jul 2017, 21:42:59 WIB Oleh : Hafiz 139 Kali Sebuah Renungan Mudik: Pergi Disyukurin, Lewat Disumpahin, Datang Dinyinyirin


Silahkan Buat akun atau Login untuk Berkomentar dari web!

0 Comment


Oleh : Hafiz 4 Putri Cantik Ustadz ini Berhasil Bikin Pria Berucap Masha Allah Pada : Selasa, 21 Feb 2017, 13:26:26 WIB 1256 Kali

Satuem.com - Banyak yang berpendapat bahwa seorang perempuan boleh dibilang cantik bila dia mampu...


Oleh : Hafiz 5 Preman Bengis Ini Ternyata Juga Baik Hati Pada : Sabtu, 18 Feb 2017, 12:08:36 WIB 370 Kali

Satuem.com - Dunia preman memang terkenal dengan jajaran orang-orang bengis. Beberapa sudah...


Oleh : Hafiz 5 Potret Rumah Ibadah Saling Berdampingan Ini Bukti Kerukunan Umat Beragama di Indonesia Pada : Kamis, 23 Feb 2017, 20:21:46 WIB 367 Kali

Satuem.com - Masalah gesekan antar agama sepertinya sudah menjadi hal yang sensitif akhir-akhir...